Kutipan Bupati Bangka Tengah, Kalian Wartawan Tampang Preman Mehoa, Makan Boleh Sembarangan Makan, Tapi Ngomong Jangan Sembarangan Ngomong

INDONESIASATU.CO.ID:

BABEL-Terkait pemberitaan yang sempat viral di berbagai media online dengan judul berita " Bupati Bangka Tengah, Ibnu Saleh Keblinger, Sebut Wartawan Preman. Yang awalnya beberapa media hendak konfirmasi menanyakan anggaran publikasi dan juga anggaran dinas wartawan yang bertugas di Bangka Tengah bisa sampai 4 kali dalam setahun ikut dinas luar bersama humas. "Bahkan yang terakhir kali dinas luar ke Bali. Kejadian tersebut, tidak mengenakan dirasakan beberapa wartawan itu terjadi di rumah Dinas Bupati Bangka Tengah, Selasa (30/4/2019) Sore.

Peristiwa tidak menyenangkan itu berawal ketika 6 wartawan media masing-masing, Ngadianto Asri (sinarpaginews. com), Herman Saleh (amunisi), Romli Muktar (forum keadilan babel), Doni (radar babel), Roby Yansyah (jaya pos) dan Wantoni (babellive) berangkat dari Pangkalpinang menuju kantor Kejari Bangka Tengah, untuk meliput acara pisah sambut Kasi Pidum, tutur Robiansyah Wartawan Jaya Pos, kepada Wartawan indonesiasatu.co.id melalui Whats App (WA) Kamis (02/05/2019) Sore.

Dengan kutipan Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh "Kalian Wartawan Tampang Preman, ini rumah Dinas Bupati, ”sebut Ibnu Saleh dengan angkuh setelah menerima beberapa wartawan di rumah dinasnya.

Lanjut Robiansyah Wartawan Jaya Pos, "Kalau saya makan getes (keretek) 1 biji di dalam toples tidak izin, Nanti saya belikan yang baru. Jika itu dirasa tidak sopan. "Pemimpin itu harus amanah. Sekarang saja, jadi pejabat dihormati. Apapun omongan Bupati di dengar. Kalau sudah tidak jabat lagi, mungkin tidak akan dihormati, ”Kata pribahasa Robiansyah Wartawan Jaya Pos.

Harapan saya, "Agar Bupati Bangka Tengah tidak lagi mengelurakan kata kata yang tidak pantas terhadap rekan" Wartawan.

Dengan pemberitaan tersebut, salah satu Politisi yang sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Mehoa angkat bicara mengenai berita yang viral di media online, Bupati Bangka Tengah terhadap Wartawan. Saat di hubungi Wartawan indonesiasatu.co.id, melalui Whats App (WA) Kamis (02/05/2019) Sore, Mehoa mengatakan, "Meminta semua pihak harus bersabar. Pun demikian, Ibnu Sale sebagai Pejabat Negara harus banyak banyak bersabar.

"Statemen saya terkait pemberitaan tersebut, Selaku pemimpin kita harus sabar dan sabarlah. Saya jujur saja, Pak Ibnu ada WA saya sih, "Kata saya, Sabar sabarlah pak. Saya buka, saya baca, dan saya bayangkan juga saya pikirkan. Setelah itu tiba tiba Bupati Bangka Tengah Ibnu, WA saya, dia bilang gitulah. Terus saya bilang, iya lah pak, sabar sabarlah selaku pemimpin.

Mehoa melalui ponselnya, mengatakan kepada Wartawan Media Online, indonesia.co.id, "Bahwa dirinya (Mehoa) sedang berada di RSCM Jakarta, mengunjungi pasien kanker Nosafaring, Warga Desa Trubus, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, dengan rujukkan BPJS.

Mehoa menambahkan, "Dirinya tidak mau menyebutka Ibnu Saleh dengan kata kata arogan. "Saya sih tidak mau bilang pak Bupati Arogan, nanti takut dipeleseti. "Iya kita ini makan boleh sembarangan makan, tapi ngomong jangn sembarangan ngomong. Karna, "Ace (Mehoa) juga bukan manusia yang sempurna juga, tutur Mehoa. (Suryadi)

  • Whatsapp

Index Berita