Dalam Persidangan Kepemilikkan Pasir Zirkon Hon Apriyanto Alias Antoni Dituntut Enam Bulan Penjara

INDONESIASATU.CO.ID:

PANGKALPINANG-Perkara kepemilikkan Pasir Zirkon diduga tanpa ada ijin, terhadap terdakwa Hon Apriyanto alias Antoni, Direktur PT Indorec Sejahtera. Kembali di gelar diruang Sidang Tirta Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), Senin (01/04/2019) Pukul. 14.57 Wib.

Hon Apriyanto Alias Antoni awalnya ditangkap hasil penggerebekkan oleh Ditreskrimsus Polda Kepulauan Babel di bulan September 2018 lalu. "Jaksa Penuntut Umum, Hidajati, SH., dalam pembacaan tuntutannya kepada terdakwa Antoni yang disangkakan melanggar Pasal 158 atau Pasal 161 UU No. 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan dan Minerba atas kepemilikan ilegal, ribuan ton mineral ikutan jenis Zirkon, Monozaite dan Elemenite.

Dalam persidangan Persidangan seperti biasanya, bertindak sebagai Hakim Ketua : Qory Oktarina, SH. dengan Hakim Anggota : Iwan Gunawan, SH. dan E. Sipahatur, SH. dengan agenda pembacaan dakwaan. Terdakwa Hon Apriyanto Alias Antoni, dituntut enam bulan kurungan dan denda lima juta rupiah. Apabila tidak membayar denda tersebut, akan menjalankan tiga bulan subsider. Dan berikut barang bukti di rampas untuk Negara, alat bukti dikembali pada terdakwa.

"Berdsarkan keterangan saksi, baik saksi ahli, surat-surat, petunjuk lainnya, terdakwa pun membenarkan apa yang didakwakan terhadap dirinya. Dan keterangan ahli dibenarkan terdakwa, mengaku dan menyesal terkait kesalahan terdakwa. Sehingga tepenuhi dalam perbuatan. Terdakwa Antoni, terbukti melakukan mengumpulkan, pengolahan mineral yang bukan dari pemegang IUP.

Setelah selesai membacakan Tuntutan di muka sidang, yang dibuka untuk umum tersebut, akhirnya Jaksa menyerahkan Surat Tuntutannya ke Majelis Hakim. "Ketua Majeli Hakim, Qory Oktarina, SH., menanyakan kembali pada terdakwa, apakah saudara terdakwa mengajukan pembelaan secara tertulis atau lisan terhadap Tuntutan Jaksa.

"Terdakwa sempat sejenak terdiam dan akhir mengatakan, "Pembelaan akan di berikan langsung secara lisan dalam sidang yang di gelar. "Terdakwa meminta agar alat bukti dikembalikan kepadanya. Dikarenakan masih banyak masyarakat yang bergantung bekerja terhadap dirinya , 'Kata Antoni dengan nada pelan. (Suryadi)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

* Belum ada berita terpopuler.

Index Berita